Izin PPIU U. 556 / 2020 & PIHK 716 / 2021|Berizin resmi Kemenag, jamaah terlindungi.
Paket
Semua PaketUmroh RegulerUmroh Plus TurkiUmroh RamadhanHaji Plus
Jadwal & Bimbingan
Jadwal KeberangkatanPembimbingGaleriBlog
Bantuan
Tentang KamiTestimoniFAQLacak PendaftaranKontakLogin JamaahChat WhatsApp
Tata Cara

Tata Cara Sai dan Sejarah Siti Hajar di Baliknya

Makna sai, tata cara 7 putaran, dan pelajaran keteguhan hati dari Siti Hajar.

Ustaz H. Fauzan Abdillah, Lc. · 5 menit baca

Tata Cara Sai dan Sejarah Siti Hajar di Baliknya

Sai adalah berjalan cepat antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali, sebagai rukun umroh yang mengingatkan kita pada keteguhan Siti Hajar istri Nabi Ibrahim alaihissalam.

Kisahnya, Siti Hajar bersama putranya Nabi Ismail ditinggal Nabi Ibrahim di lembah gersang Makkah. Saat air habis, ia berlari antara Shafa dan Marwah mencari bantuan, dan Allah memberi air Zamzam.

Sai dimulai dari Shafa, menghadap kiblat, mengangkat tangan, lalu berjalan menuju Marwah. Itu hitung satu. Dari Marwah kembali ke Shafa hitung dua, dan seterusnya hingga tujuh.

Pada area antara dua tiang hijau (milu abyadh), jamaah pria dianjurkan berlari kecil, wanita tetap berjalan biasa. Ini mengulang jejak Siti Hajar yang berlari mencari air.

Sai diakhiri di Marwah. Setelah itu jamaah melakukan tahallul, mencukur rambut, dan umroh selesai. Setiap langkah sai adalah pelajaran tentang tawakkal dan usaha yang seimbang.

Bagi jamaah lansia atau yang tidak mampu berjalan jauh, sai dapat dilakukan dengan kursi roda. Mabrur menyediakan layanan ini agar semua jamaah bisa menyelesaikan rukun dengan tenang.

Konsultasi Gratis